19 Okt 2021

Rasulullah, Ketika Kebaikan Bumi dan Langit Terkumpul di Satu Nama

 

Sudah berhari-hari aku memikirkan untuk membuat tulisan tentang engkau, wahai pelipur lara semesta. Dan memang benar nyatanya, nama agungmu itu telah membuat 26 huruf alfabet menjelma menjadi jutaan buku yang selalu dibaca dan tidak pernah berhenti menginspirasi. Padahal jarak antara aku dengan engkau adalah 14 abad lamanya. 1400 tahun!


Tapi aku yakin, semua orang juga akan merasakan hal yang sama; Engkau ﷺ dan sahabat-sahabatmu serasa dekat dengan kami.


Itulah kekuatan namamu wahai baginda; Muhammad ibn Abdillah, shallallahu alaihi wa sallam. Seorang lelaki penggerak sejarah. “Penghangat ketika badai dan penyejuk ketika terik menyambar.” Orang-orang yang pendek merasa tinggi ketika berjalan denganmu, begitupula orang yang tinggi merasa sejajar denganmu. Engkau; Rasulullah, sang penggenap risalah langit.


Mungkin banyak hingga hari ini anak-anak bernama John atau Thomas, tapi -jangan tanya Indonesia- di Eropa Amerika saja nama paling populer untuk bayi yang lahir adalah; Muhammad. Di China pun demikian, sampai-sampai para ayah akan dipenjara oleh rezim jika menamai anaknya dengan nama agungmu itu.


Ah, 1400 tahun yang lalu padahal. Dan namamu disebut oleh orang Melayu di Timur, orang Cina di daratan Asia, orang Russia di ganasnya musim dingin mereka. Dibanggakan orang arab sebab mereka dari bangsamu, diagungkan oleh bangsa Turki, dimuliakan kaum Afrika, dihormati seisi Eropa, jadi inspirasi anak-anak benua Amerika, bahkan Aborigin, Indian, sampai Eskimo telah mengenal shalawat kepadamu.


Juga sabdamu wahai baginda. Tak ada yang mengabadikan kata-kata Alexander, Aristoteles, Confucius, Zoroaster, George Washington, yang lebih hebat dari sabdamu. Bahkan terlalu lancang jika kami harus membandingkannya dengan engkau.


Sabdamu, dibukukan oleh ratusan ribu pencari ilmu, dihafalkan oleh semilyar umat Islam, dipajang dengan berbagai bahasa di ratusan negara di dunia, tersebar di koran, spanduk, buku, bahkan stiker bus. Hingga hari ini, detik ini.

.

Namamu abadi wahai Rasul kami. Engkau memang hidup jauh di zaman dulu, tapi rasa-rasanya engkau baru meninggalkan bumi hari-hari lalu.

.

Namamu masih menggentarkan wahai Rasulullah. Menggentarkan musuh-musuh Allah hingga gemetar mereka tak kuasa berdiri. Ketika disebut ‘Umat Muhammad’, ‘Tentara Muhammad’, mereka langsung mengingat kemenanganmu di Badar dan Khaibar, kemenangan sahabatmu di Yarmuk dan Qadisiyah. Kemenangan umatmu di Dzat Shawary, Wadi Birbath, Ain Jalur, Hittin, Konstantinopel, Preveza, Nikopolis, hingga kelak menuju kiamat.

.

Begitupula untuk kami, namamu bagai bara api yang membuat orang terlemah diantara kami menjadi satria. Yang membuat wanita kami menjadi singa di padang tempur. Yang beriringan bersama takbir membuka setiap jengkal kota-kota bumi yang kuncinya telah diserahkan kepadamu sebelum kami membebaskannya.

.

Langkah kami takkan berhenti sampai adzan meninggi menyebut namamu di menara-menara peradaban, sampai berkibar panjimu kembali di atas tempat mi'rajmu, sampai mentari terbit dari barat.

.

Allahumma Shalli ‘alaa Muhammad.


Tulisan dari @edgarhamas, Founder Gen Salad

1 Okt 2021

Grand Opening Studika Tarbawi 2021

 


STUDIKA/ Studi Islam Kampus adalah salah satu program kerja dari LDSI At-Tarbawi, Badan Pengelola Studika Fakultas. Sebelum diadakannya studika maka perlu diadakan pembukaan studika terlebih dahulu agar mahasiswa baru muslim dapat mengenal urgensi dari kegiatan studika ini. Nah pembukaan studika ini dinamakan "GO STAR"  (Grand Opening Studika Tarbawi) yang alhamdulillah telah dilaksanakan pada hari sabtu, 25 September 2021, bertemakan mewujudkan generasi Inspiratif, Berprestasi melalui studika dan merhaba. Acara ini diadakan secara semi online, via zoom dan di gedung Bersama UNTAN  dan dihadiri dua ratusan lebih  mahasiswa baru muslim FKIP UNTAN.

Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah bagi mahasiswa muslim saling mengenal dan mengembangkan potensi diri, sehingga menjadi generasi  yang berprestasi dan menginspirasi. Selain itu studika juga sebagai wadah belajar menjadi insan yang terbuka wawasannya tentang islam. Semoga banyaknya mahasiswa baru muslim FKIP ini menjadi kader-kader Robbani dan siap melanjutkan kepemimpinan berikutnya. sehingga FKIP sendiri bisa melahirkan para pendidik yang berkualitas jasmani maupun rohani.


Dokumentasi:

Online dan Offline: 












15 Sep 2021

KemahaRahman-Nya Allah

 Sebenarnya kita ini tidak bisa apa apa. Dibikin sakit saya sdh tak berdaya. Itulah sebabnya semua bentuk ide besar, langkah besar, bahkan prestasi besar itu bukan karena kita. Bukan karena kontribusi kita, bukan juga karena ide dan gagasan kita. Seberapa besar semua itu jika dibanding dengan keMahaKuasaan Allah dan KemahaRahman-Nya Allah.


Artinya, semua karya dan prestasi serta gagasan besar itu hanyalah karena kita sedang ketitipan. Krn KeMahaBaikan Allah sehingga ide, karya, warisan itu melalui kita. Jika dlm perjalanannya sudah merasa ini itu karena aku, atau berfikir.. 'Tanpa aku ga bisa jalan baik'. Semua ini jadi baik sebab kerja-kerjaku.. Maka sejak itu kita telah meniadakanNya. 


Wahai diri, sadarlah.. Bahwa semua yang melekat pada dirimu adalah ketiadaan, dirimu pun juga tiada, karena yg ada dan kekal hanyalah Tuhanmu. Allah SWT.


Wahai diri, kehebatan dan kelebihan pada dirimu itu hanya karena angkau sedang dittitipi saja olehNya. Jika titipan itu membuat engkau mengklaim bahwa itu karyamu.. milikmu... Maka ga segan2 Yang menitipi akan menarik kembali titipannya. 


Wahai diri, semua amal dan karyamu sejatinya krn rahmat-Nya Allah padamu. Tanda keMahaCintaanNya.  Sedikit saja menyandarkan pada ikhtiar dan peran diri maka sama halnya menyandarkan pada amal.


Wahai diri, jika engkau masih menjadikan Allah Azza Wajalla sebagai Rabb, Tuhan Yang Maha Mngatur dan Menjaga. Maka tugasmu adalah menjalani dengan usaha dan karya yg terbaik dengan semata memohon ridhoNya bukan ridho atas nafsumu.


So, sebesar apapun kemudahan, prestasi dan kecemerlangan itu semata karena KeMahaKuasaan Allah. Sebesar apapun kekurangan, kesukaran, kesulitan dan kegagalan itu semata karena KeMahaCintaanNya.


Bersyukurlah... jika sampai detik ini masih dititipi oleh Allah untuk bisa terus berkarya, meninggalkan legacy (warisan perjuangan), dan masih bisa terus berkontribusi kepada umat, bangsa dan negara.

Merendahlah... jika sampai detik ini Allah masih mempercayakan titipan berupa hamba-hambaNya padamu karena titipan itu (seberat apapun) agar membuatmu bersandar pada-Nya bukan pada kemampuanmu.


Menengadahlah... jika sampai detik ini masih banyak kekuranganmu, sementara tugas dakwah ini lebih besar dibanding kemampuanmu, tugasmu lebih banyak dari ketersediaan waktumu.

Itu karena....

Agar engkau bisa menikmati semua rasa bersama-Nya, keindahan Pesan Cinta-Nya dan ketenangan bersandar padaNya. Karena diri ini memang bukanlah siapa siapa.. 


 هَلۡ أَتَىٰ عَلَى ٱلۡإِنسَـٰنِ حِینࣱ مِّنَ ٱلدَّهۡرِ لَمۡ یَكُن شَیۡـࣰٔا مَّذۡكُورًا


"Bukankah pernah datang kepada manusia waktu dari masa, yang ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?"


[QS. Al-Insan, 76: 1]

3 Sep 2021

Melihat Rumah Anda di Jannah: Tentang Mencari  Bantuan Ilahi

Self-Reminder! 


ALKISAH, SEORANG WANITA mencintai sesuatu yang melebihi gemerlapnya kehidupan ini. Ia tidak pernah membiarkan dirinya ditentukan atau terbatasi oleh keadaan yang menyakitkan; di dalam dirinya ada iman yang begitu mendalam sampai-sampai ia rela mati untuk itu. Ia seorang ratu, namun ia memahami sifat sejati dari takhta dan istana dunia ini, dan sebagai gantinya ia mendambakan istana di kehidupan selanjutnya. Tapi, bagi Asiah, istri Firaun, ini bukan sekadar gambaran sekilas metaforis hati manusia. Bagi Asiah, gambaran sekilasnya adalah visi mata fisiknya.


Allah berfirman, Dan Allah membuat istri Firaun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: “Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim.” (QS At-Tahrim [66]: 11).


Saya telah mendengar kisah tentang Asiah entah berapa kali. Setiap kalinya, saya selalu tercengang. Tapi, baru akhir- akhir ini kisahnya memengaruhi saya dalam cara yang benar- benar berbeda. Beberapa bulan yang lalu, saya menghadapi cobaan sulit. Rasanya sungguh tak ternilai memiliki teman- teman yang shaleh dan berhati malaikat. Ketika kita berada dalam kesukaran  dan akan ada sepasukan jiwa baik hati yang mendoakan kita. Subhanallah.


Jadi, saya pun mengajukan permintaan itu. Saya meminta hadiah terbesar yang bisa diberikan manusia kepada yang lain. Saya meminta didoakan. Apa yang saya terima sungguh menakjubkan. Saya tak akan melupakan karunia Allah itu. Ada orang-orang yang mendoakan saya dalam qiyam (mengerjakan shalat malam),  saat bepergian. Saya menerima begitu banyak doa, namun ada satu yang benar-benar menghantam saya. Sebuah SMS sederhana. Isinya, Semoga kau diperlihatkan tempatmu di surga sehingga kesulitan apa pun yang kaualami akan terasa mudah bagimu.” Saya membacanya dan doa itu menghantam saya. Benar-benar mengenai saya.


Pada saat itulah saya teringat kisah Asiah, dan mendadak menyadari sesuatu yang luar biasa. Asiah menjalani siksaan teramat berat yang bisa dibayangkan siapa pun. Firaun adalah tiran terbesar yang pernah berjalan di muka bumi. Dia bukan hanya menguasai diri Asiah. Dia juga suaminya. Pada saat-saat terakhirnya, Firaun mulai secara brutal menyiksanya. Tapi sesuatu yang aneh terjadi. Asiah tersenyum. Asiah akan melalui salah satu kesulitan paling berat yang bisa dialami manusia, namun ia tersenyum.


Bagaimana bisa begitu? Bagaimana ia bisa disiksa dan tetap tersenyum, sementara kita hanya terjebak dalam kemacetan, atau dipandang keliru oleh seseorang, kita tak sanggup menanggungnya? Bagaimana Nabi Ibrahim a.s. sanggup menghadapi bencana paling hebat, namun api yang melalap tubuhnya terasa dingin? Mengapa ada orang-orang yang tidak punya apa pun tak memiliki alasan untuk mengeluh, sementara orang yang memiliki “segalanya” menemukan banyak alasan untuk mengeluh? Bagaimana kita bisa memiliki banyak kesabaran ketika menghadapi tantangan besar daripada yang kita miliki saat menghadapi tantangan kecil sehari-hari?


Dulu saya beranggapan bahwa bencana terasa berat karena beberapa hal memang secara objektif sulit untuk ditanggung. Saya pikir ada semacam daftar hierarki standar untuk segala kesulitan. Kematian orang terkasih, contohnya, lebih sulit ditanggung daripada terjebak dalam kemacetan. Tampaknya cukup jelas. Tampaknya jelas.


Tapi itu juga keliru.


Bencana jenis apa pun tidaklah sulit untuk ditanggung karena bencana itu sendiri berat. Ukuran kemudahan atau kesulitan dalam kesukaran hidup ada pada timbangan yang berbeda timbangan yang tak kasatmata. Apa pun yang saya hadapi dalam hidup akan terasa mudah atau sulit, bukan karena itu mudah atau sulit. Kemudahan atau kesulitan hanya didasarkan pada tingkat pertolongan Ilahi. Tidak ada, tidak ada yang mudah, kecuali Allah memudahkannya bagi kita. Baik itu kemacetan lalu lintas. Terluka akibat besetan kertas. Tidak ada yang sulit jika Allah memudahkannya bagi kita. Entah itu sakit, mati, dilempar ke dalam api, atau disiksa oleh seorang tiran.


Tak ada yang sulit jika kau mencarinya kepada Tuhanmu. Tak ada yang mudah jika kau mencarinya pada dirimu sendiri.


Ibnu Athailah al-Iskandari mengungkapkannya dengan sangat indah, “Tak ada yang sulit jika kau mencarinya kepada Tuhanmu. Tak ada yang mudah jika kau mencarinya pada dirimu sendiri.”


Nabi Ibrahim a.s. dilemparkan ke api. Allah tidak berkehendak siapa pun mengalami cobaan seperti itu dalam hidup ini. Tapi, tidak ada orang yang takkan terlempar ke semacam api emosional, psikologis, atau sosial dalam kehidupan mereka. Jangan beranggapan barang sejenak pun bahwa Tuhan tidak bisa menjadikan api itu dingin bagi kita. Asiah disiksa secara fisik, tapi Allah menunjukkan rumahnya di jannah. Jadi ia tersenyum. Mata fisik kita tak dapat melihat jannah dalam hidup ini. Tapi, jika Allah berkehendak, visi hati kita dapat memperlihatkan rumah bersama-Nya sehingga setiap kesulitan akan terasa mudah. Mungkin kita juga bisa tersenyum, bahkan dalam saat-saat seperti itu.


Masalahnya bukanlah cobaan itu sendiri. Masalahnya bukanlah rasa lapar atau rasa dingin. Masalahnya adalah apakah kita memiliki bekal yang dibutuhkan ketika rasa lapar dan dingin itu datang. Jika begitu, rasa lapar maupun rasa dingin tadi takkan dapat menyentuh kita. Takkan dapat menyakiti. Masalah- nya adalah ketika rasa lapar datang, kita tidak memiliki makanan. Masalahnya adalah ketika badai salju menerjang, kita tidak memiliki tempat berlindung.


Memang Allah mengirimkan cobaan, di mana kita dapat dimurnikan, diperkuat, dan kembali kepada-Nya. Tapi, ketahuilah bahwa bersama rasa lapar, rasa haus, dan rasa dingin itu, Allah mengirimkan makanan, minuman, dan tempat berlindung. Allah mengirimkan cobaan, tapi bersamanya Allah dapat mengirimkan kesabaran, dan bahkan keridhaan untuk menanggung cobaan tersebut. Benar, Allah mengirim Adam ke dunia ini tempat ia harus berjuang dan menghadapi kesulitan. Tapi, Allah juga menjanjikan bantuan-Nya. Al-Quran memberi tahu kita, Allah berfirman, Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, lalu barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. (QS Thaha [20]:123).


Mungkin salah satu doa favorit saya adalah doa yang dipanjatkan Rasulullah di Taif. Dalam keadaan berdarah-darah dan penuh luka, ia berseru kepada Tuhan-nya: “Aku berlindung dengan nur wajah-Mu yang menerangi segala kegelapan. Dan oleh nur tersebut setiap urusan dunia dan akhirat diatur secara tepat.”


Sesungguhnya Allah memberi cobaan kepada mereka yang Dia kasihi dan Dia uji secara proporsional berdasarkan tingkat keimanan. Tapi, Allah juga mengirimkan bantuan-Nya sehingga cobaan bisa terasa mudah dan api terasa dingin. Allah mengirimkan bantuan-Nya sehingga sekilas pandangan tunggal cahayaNya dan rumah bersama-Nya dapat membuat kita tersenyum bahkan di tengah-tengah api cobaan.

26 Agu 2021

Bismillah

 It's never too late to change. It's never too late to start again or try something new. You are never too stuck to move again, you are allowed to change whenever you need. You are allowed to grow beyond people and jobs. You are allowed to start all over and make a brand new beginning wherever you are.

6 Agu 2021

Give up

 Maaf Yaa Allah  Aku Hampir Menyerah 

dengan semua ketetapanMU 

dengan semua nikmat yang KAU berikan 


Aku bertanya pada kebahagiaan 

Dimanakah kau terletak ???


Dia menjawab :


"Aku terletak dihati orang yang ingat Allah "

Astaghfirullahhh...


Maafkan  dengan semua rasa ini 

Rasa yang membuatku tak menentu 


Semua Terserah mauMU 

bukan mauku 


Mau apapun 

mau bagaimanapun 

dengan hidupku 

Terserahlah 

asalkan 

Kuatkan hati  hanya utkMU 


Temani yaa

lewati semua ini 

karna ku yakin 

terselip "Pesan  Cinta MU " 


alhamdulillah 'alla kulli haal

30 Jul 2021

Reminder

 Jika hati penuh Cinta..

Maka tidak ada ruang untuk kecewa..


Jika CintaNya penuh..

Maka tak ada ruang untuk mengeluh..


Jika CintaNya bersih..

Maka tak ada ruang untuk bersedih..


Karena bagi pencinta apapun yang terjadi ia akan bahagia selama dekat dengan yang ia Cintai✨

18 Jul 2021

Someone

Untukmu laki-laki yang namanya masih dirahasiakan Allah untukku, 

Kumasih berada dalam dimensi penantian

Menanti hadir dan uluran tanganmu untuk meminang 

Menanti akad yang kan pertemukan hati dan jasad


Wahai belahan jiwa

Sedang apa kau di sana?

Masihkah bergumul dengan segudang agenda?

Masihkah berjuang menggapai asa?


Duhai calon imam penggenap din ini,

Kumasih setia menanti 

Semangatkan dirimu selalu untuk menggapai cinta-Nya 

Agar cintaku pun semakin dekat padamu dan pada-Nya


Biarpun kutak menyimpan namamu

 Tak jelas jua sketsa wajahmu

 Tak kenal pribadi dan sifatmu

 Semua tak masalah bagiku 

Hanya satu yang kau perlu tahu, Cinta ini selalu ada untukmu...


Ya Rabb...

Jagalah "cinta" hamba senantiasa dalam naungan ridha-Mu

 Bimbing langkah kakinya agar selalu dalam jalan perjuangan-Mu

Sematkan ketabahan kala ujian berdatangan

Pancangkan keteguhan saat badai kesedihan datang

 Hingga nanti di suatu masa yang pernah ada ... 


Untukmu cintaku,

Iringi derap langkah hidupnya

 Mudahkan segala urusannya

Tetaplah jaga hatinya

Kau pertemukan aku dengannya. 

Dalam naungan rahmat dan kisah terindah

Saat rinduku padamu mengiring doa tulusku....

15 Jul 2021

Cara menghadapi rasa jenuh

 SAAT RASA JENUH DALAM MENUNTUT ILMU DATANG...



Abu Hatim Al-Warroq, murid dan pencatat Imam Bukhori -rohimahumalloh- mengatakan:

Suatu hari Imam Bukhori meng-imlakkan kepadaku hadits yang banyak, sampai beliau khawatir aku jenuh, maka beliau pun mengatakan:

“Hiburlah hatimu, sungguh mereka yang di dunia hiburan; sibuk dalam dunia mereka.. mereka yang di dunia produksi, sibuk dalam produksinya.. mereka yang di dunia bisnis, sibuk dalam bisnisnya.

Tapi engkau, bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat beliau !“ [Siyaru A’lamin Nubala’ 12/445]

——

Sungguh suntikan semangat yang sangat penting dan sangat ampuh.. coba bayangkan, bila kita berada di majlisnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabatnya.. betapa semangatnya kita, dan betapa bahagianya hati ini.


Itulah sebabnya mengapa ada orang yang sangat senang menyibukkan diri membaca Alqur’an.. karena dia merasa senang, tenteram, dan bahagia bersama Allah, mendengarkan firman-Nya, dan merenungi maknanya..

10 Jul 2021

Every scar has its own story.

 *LUKA*


Seorang anak memulai diri untuk menaiki sepeda, terjatuh lalu bangkit untuk kemudian terjatuh lagi.


Anak ini tak pernah kapok untuk kembali menaiki sepeda itu hingga mampu mengendarainya, walau beberapa anggota tubuh lecet dan berdarah.


Luka dan darah? 


Dibiarkan saja, kelak juga akan kering sendiri, karena baginya luka dan darah itu, tak begitu berpengaruh buruk dalam menggapai cita-citanya sehingga dapat mengayuh sepeda itu di kemudian hari.


Belajar dari perjuangan seorang anak kecil yang tangguh ini, luka lecet tak dibawa ke hati sehingga tak menimbulkan trauma hidup di kemudian hari.


Sebab anak ini tak terbiasa mengarang drama-drama yang menyeret cerita kepada episode trauma.


Makna?


Luka adalah bentuk totalitas dalam perjuangan untuk bisa tumbuh dan berkembang menuju kedewasaan.


Kemampuan atau spesialisasi akan diraih dengan susah payah dan pengorbanan.


Untuk menggapai kemajuan, butuh ketangguhan, kerelaan ditempa dengan segudang masalah.


Saat ketakutan datang, maka hindari cerita-cerita yang mendukung rasa takut semakin parah, akan tetapi, buat cerita baru yang dapat menyingkirkan rasa takut itu.


Takut gagal, adalah sikap dramatik terhadap masa depan, yang ternyata 90% yang ditakutkan di masa depan itu tak benar-benar terjadi.


Jika pun terjadi, hal itu hanya sekitar 10% saja, dan jika Kita benar-benar berani menghadapinya, ternyata tak seburuk apa yang Kita takutkan.


So...


Biarkan saja luka itu terjadi pada tubuh bahkan hati Kita, nanti sembuh sendiri.


Fokuslah pada pencapaian untuk tumbuh dan berkembang.


_*Jika hati tak suka terluka, maka Kita akan belajar untuk tak melukai orang lain lagi.*_


_*Salah satu cara tercepat mengobati luka batin, adalah membantu menyembuhkan luka batin orang lain.*_


Bagaimana caranya?


Ajarkan orang lain untuk *memaafkan semua hal yang menyebabkan luka, bukan sekedar mengabaikannya, untuk suatu visi masa depan di mana Allah tersenyum karena ridho sebab Kita telah sukses melalui segala ujian dari Nya.*


Sang ibu pun pernah terluka saat melahirkan buah hati tercinta.


Sekarang bagaimana lukanya?


Walau berbekas, tapi luka itu berganti dengan kebahagiaan.


Wallaahu A'lam

12 Jun 2021

PENCARIAN CINTA

 


Dibawah langit malam aku kehilangan cahaya siang..

Dibawah terik siang aku kehilangan sejuknya pagi..

Dibawah langit pagi aku kehilangan kehangatan..


Lalu apa yang diharapkan? Jika cinta itu datang lalu hilang.


Aku mencari cinta pada malam apabila gelap gulita..

Kutemukan bintang dan rembulan yang mengakhiriku dengan penderitaan.


Lalu aku mencari cinta pada siang saat matahari terang..

Kutemukan teriknya cahaya, namun panasnya mengakhiriku dengan luka.

---

Ternyata aku lupa.. ada cinta yang menungguku cukup lama..

Dari lembaran-lembaran dahulu yang abadi tak dimakan waktu.




Aku buka dengan tangan gemetar.. dengan mata berlinang..

Penyesalan menghampiriku dengan tenang, ini akhir dari sebuah pencarian.


Aku tak ingin lagi kehilangan..

Bila terjadi lagi padaku, akan kutempuh jalan berliku walau berdarah kakiku.


Karena cinta-Mu adalah abadi yang tak mungkin kutinggal pergi..

Karena cinta-Mu adalah sejati yang harus kujaga dalam lubuk hati..

10 Jun 2021

Mengamalkan tak semudah mengucapkan


"Terkadang rasa malu terhujam dalam dada. Karena ternyata mengamalkan tak semudah mengucapkan.

Lisan yang yg tak jarang juga lalai dengan apa yang disampaikannya sendiri.

Bersikap dan tampil layaknya seorang yg alim, nyatanya masih banyak juga berbuat salah

Dinilai seperti orang baik, padahal karena kemurahan-Nya lah yang menutupi segala aib.

Inilah curahan hati seorang hamba, dengan segala kelemahan yang ada, masih terus berbenah dan berupaya, mencari kebahagiaan dalam manisnya iman.

Kadang dalam perjalanan, terfikir untuk berhenti dan mundur dari barisan.

Tapi seorang guru mengingatkan; mereka-mereka yang mengambil peran untuk menyerukan kebaikan, dan melalui seruannya banyak orang tercerahkan, akan masuk dalam daftar target utama syaithan.

Digoncang hatinya, dibisiki secara halus, untuk mundur di tengah jalan.

Dibuat merasa tak layak, merasa tak pantas.

Maka, tetaplah berada dalam barisan, dan teruslah berjalan.

Panjang memang tempuhannya, selalu ada saja ujiannya.

Tapi untunglah kita tidak diminta untuk sampai ke ujungnya, hanya saja kita diminta untuk mati diatasnya.

Teringat pesan dari Imam Ibnul Qayyim;

Jalan menuju Allah adalah jalan dimana:


- Adam kelelahan. 

- Nuh mengeluh.

- Ibrahim dilempar ke dalam api. 

- Ismail dibentangkan untuk disembelih.

- Yusuf dijual dengan harga murah dan dipenjara selama beberapa tahun.

- Zakaria digergaji.

- Yahya disembelih.

- Ayub menderita penyakit.

- Daud menangis melebihi kadar semestinya.

- Isa berjalan sendirian. عليهم السﻻم جميعا

-dan Muhammad صلى الله عليه وسلم mendapatkan kefakiran dan berbagai cemoohan.

 

Sementara kita ingin menempuhnya dengan bersantai ria dan bermain-main?

Demi Allah takkan pernah bisa terjadi."

😢

1 Des 2020

Today is my only day

 Assalamu'alaikum warahnmatullahi wabarakatuh. Untuk saudariku, muslimah. Today is all that you have.Hari ini adalah milikmu... Jika kamu berada di pagi hari, janganlah menunggu sore tiba. 

Live as though today is all that you have. Hari inilah yang akan kamu jalani, bukan hari kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan keburukannya, dan juga bukan esok hari yang belum tentu datang.

 Hari yang saat ini mataharinya menyinarimu, dan siangnya menyapa kamu inilah hari kamu.

Umurmu, mungkin tinggal hari ini. Maka, anggaplah masa hidupmu hanya hari ini, atau seakan-akan kamu dllahirkan hari ini dan akan mati hari ini juga. 

Dengan begitu, you will not be caught between obsession over the past, with all anxieties, and the hopes of the future, with all it’s uncertainty. Your life tak akan tercabik-cabik diantara gumpalan duka masa lalu dan dengan bayangan masa depan yang penuh ketidakpastian.

Pada hari ini yang dimana kamu hidup saat inilah sebaiknya kamu membagi waktu dengan bijak. Jadikanlah setiap menitnya laksana ribuan tahun dan setiap detiknya laksana ratusan bulan. Tanamlah kebaikan sebanyakbanyaknya pada hari itu. Dan, persembahkanlah sesuatu yang paling indah untuk hari itu.

Ber-istighfar-lah atas semua dosa, ingatlah selalu kepadaNya, bersiap-siaplah untuk sebuah perjalanan menuju alam keabadian, dan nikmatilah hari ini dengan segala kesenangan dan kebahagiaan! Terimalah rezeki tugas-tugas, kewajiban, ilmu, dan jabatan amanahmu hari dengan penuh keridhaan.

Jangan lupa, hendaklah kamu goreskan pada dinding hatimu satu kalimat: *Today is my only day; Hari ini adalah milikku yang hanya akan hidup hari ini, karenanya kamu akan menanam dalam hatimu semua nilai keutamaan dan mencabut darinya pohon-pohon kejahatan berikut ranting-rantingnya yang berduri, baik sifat takabur, ujub, riya', dan buruk sangka.

Hanya hari ini aku akan dapat menghirup udara kehidupan, maka aku akan berbuat baik kepada orang lain dan mengulurkan tangan kepada siapapun.

Aku hanya akan hidup hari ini, maka aku akan mengucapkan:

"Wahai masa lalu yang telah berlalu dan selesai, tenggelamlah seperti mataharimu. Aku tak akan pernah menangisi kepergianmu, dan kamu tidak akan pernah melihatku termenung sedetik pun untuk mengingatmu. Kamu telah meninggalkan kami semua, pergi dan tak pernah kembali lagi."

"Wahai masa depan, engkau masih dalam kegaiban. Maka, aku tidak akan pernah bermain dengan khayalan dan menjual diri hanya untuk sebuah dugaan. Aku pun tak bakal memburu sesuatu yang belum tentu ada, karena esok hari mungkin tak ada sesuatu. Esok hari adalah sesuatu yang belum diciptakan dan tidak ada satu pun darinya yang dapat disebutkan."  

‘Today is my only day’ is one of the most important statements in the dictionary of happiness, for those who desire to love life in its fullest splendor and brilliance.

1 Nov 2020

Teks MC Halaqah

 

MC Halaqah. 
Terdiri dari
1. Pembukaan: Pujian kepada Allah dan Rasulullah + tilawah
2. Isi: Materi
3. Penutup: Kesimpulan dan doa-doa


Berikut adalah contoh teks mc halaqah.


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ ،َأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.، أَمَّا بَعْدُ؛

Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat ilahi Rabbi, atas karunia-Nya kita bisa sama-sama berkumpul dalam rangka thalabulilmi, mencari ilmu. Serta kita bisa bersilaturahim, bertatap muka di majlis yang mulia ini dalam kadaan aman fi amanillah, sehat wal afiat. Mudah-mudahan setiap derap langkah bisa membuahkan pahala bagi kita semua, bisa menjadi penghapus dosa dan pengangkat derajat di hadapan اﻟﻠﻪ SWT.

Taklupa semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada jungjungan kita Nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya, para tabi'in, tabiut tabiahum, kepada kita semua, serta kepada seluruh umatnya hingga akhir zaman yang menjadikan sebagai uswatun hasanah, suri tauladan yang baik.

Teman-teman yang dirahmati Allah.. Agar majelis ini menjadi lebih berkah, marilah kita ucapkan basmallah (ucap bismillahirohman nirrohim) dan dilanjutkan dengan Tillawah Qur'an yang dimulai dari (siapa).

Setelah selesai Tillawah:

Alhamdulillah telah selesai tillawah kita, semoga dengan Tillawah tadi , Allah semakin memberkahi majelis ini (Aamiin).

Selanjutnya materi yang akan disampaikan oleh : (siapa)
Kepada (Siapa) saya persilahkan.

Alhamdulillah telah kita dengarkan materi yang disampaikan oleh(Siapa), semoga dengan materi (apa) semakin menambah (apa,sesuaikan materi).

Untuk menutup majelis ini, marilah kita ucapkan Hamdalah (Alhamdulillahi robbil alamin) dan do'a kafaratul majelis

"Subhakallahuma wabihamdika, ashadu 'alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik"

8 Okt 2020

cara dicintai oleh seseorang yang kita cintai

 Cinta Yang Menggerakan

Cinta yang menggerakan cinta 

Zat penggerak cintaa...

 

Diantara tanda-tanda kebesaranNya ia menjadikanmu dua didalam satu

Maaf hari ini ngebucin ;0

Tapi I’m reliazed CINTA itu berharga jikalaullah ditempatkan pada tempat yang benar


Disini aku membahas all about cinta...

Kesadaran yang penuh bahwa Allah itu mencintaiMu lebih dari apapun.

 

Tidakkah kau melihat betapa sinema2 cinta itu mengasikkan

Contohnya bnyak penggemar novel, drakor, dll 

Sampai waktu mereka rela dikorbankan

Iya Cinta, materi yang tak ada ujungnya diperbincangkan...

 

Tapi tahukah anda?

Jikalaulah ALLAH itu tidak menurunkan kasih sayagNya maka mustahil manusia itu ada yang saling berkasih-sayang, mencintai?

Betapa baikNya Ia kepadaku, kepada mu juga pastinya... 

 

Cinta yang menggerakan

Kita sering melihat bahwa kehidupan orang yang mencintai selalu berkorban tanpa pernah mengeluh

Berkorban itu manis,

Kadang kita spechless yang mana betapa orang sanggup melakukan kegiatan yang penuh pengorbanan, bisa bisanya melakukan itu semua demi seseorang/perbuatan yang ia cintai

Tapi sadaralah bahwa ketika seseorang melakukan itu semua, karena adanya Allah yang menggerakanNya

 

Sadar gak sih jika manusia dan manusia itu saling mencintai itu asbabnya adalah Allah?

Detik terakhir melihat episode episode cinta itu exceptasi meninggi, berikut penyabab anak adam itu jatuh cinta pada seseorang:

 

Dia yang begitu care,

Dia yang begitu handsome, cantik

Dia yang begitu kaya

Dia yang begitu baik

Dia yang begitu romantis

Dia yang begitu humoris

Dia yang begitu cerdas, bijaksana, mendengarkan curhat, dll

 

Namun, sadar gak sih sifat yang diatas ada pada Allah?

Naturally sii kalau manusia mencintai manusia karena sifat2 itu, 

Karena garis telapak tangan kita berbentuk lafal 99 asmaul husna 

Coba deh lihat telapak tangan kita... 

dan lihat...

 

Dia yang begitu care, Allah memberikan perhatiaaNya lebih pada kita

Dia yang begitu handsome, Allah itu dzat yang Maha indah, ciptaanNya2 saja indah semua

Dia yang begitu kaya, Seluruhnya ada pada kendalianNya

Dia yang begitu baik, Baiklah the best creature ever...

Dia yang begitu romantis, Lihat kasih sayang Allah *tetap Memberi walau makhlukNya tak hirau padaNya

Dia yang begitu cerdas, bijaksana, mendengarkan curhat.dll

 

Duh melelah rasanya, 

Okey sekarang bayangkan jika sifat itu tidak Allah berikan kepada manusia, Sanggupkah kita Mencintai seseorang tanpa sifat tersebut?

 

Isn't imposible..

Mencintai orang yang suka maki-maki, dan perilaku tercela lainnya..

Iya,,,  aku mencintainya sis meskipun sifat buruk itu yang ada pada dirinya juga, 

Oke kita selesaikan, kita memang mencintai seseorang walaupun sifat buruk masih melekat padanya, karena kita sadar tidak ada manusia yang sempurna...

Tapi menurutmu diantara sifa-sifat buruk ia, pasti kamu lebih cenderung suka sama sifat yang baik-baiknya, iyakan?

Dan sifat yang kamu sukai itu ada pada Allah loooh


Lanjut, 

Ada yang bilang, aku tidak tahu apa yang menyebabkan aku mencintainya? 

Semua itu mengalir begitu saja...

itu mungkin karena kamu belum tau benang merah penyebab apa kamu mencintainya


So, Kalau semua itu sifat Allah

Harusnya kita mencintai Robb terlebih dahulu, dibanding manusia

Lalu biarkan Allah yang menggerakan hati kita, dan ia, pada orang yang tepat menurutNya

Semangat untuk lebih baik...


Dan seharusnya juga kita buat Allah mencintai kitaa...

Terus gimana caranya buat Allah mencintai kita?

Yaa mendekat padanya dengan amal-amal kita, dan menjauhi laranganNya 😊

23 Mei 2020

Cara Menghadapi Keputusasaan

 Cara Menghadapi Keputusasaan...

In this page you will getting :
apa makna hidup bagi orang berputus asa?
Apasih yang menyebakan seseorang berputus asa?
solusi terbaik didalam ayat ayat cintaNya?

Makna hidup
hidup adalah choice
hidup adalah test
hidup adalah sesuatu yang bermakna 
hidup adalah mengenai presepsi kita.............

beberapa kali kamu tersakiti oleh tempaan 
sehingga layak gemuruh berkecamuk tak dapat dilegakan 
berulang kali aku katakan itu akan baik-baik saja 
berulangkali menyusun schedjul rancu bertabrakan
seringkali insequre pada sebuah peristiwa
seringkali ku menghabiskan waktu dengan ebook-ebook 
lantas ini hasilnya

mencari makna akan sebuah solusi 
lantas terenyuh kepada sejuta kata kata 
yang mengubah presepsi 
Yaa presepsi.. presepsi yang mangubah alam bawah sadar
aku harus berdamai pada takdir ini, 
takdir qada, dan qadar 

Ketetapan kepastian yang Allah berikan 
itulah keyword  sumber kelegaan
Aku ikhlas apapun jalannya...
Bersukur dan take breathing in helayan nafas
aku masih punya waktu sekarang, so take action from now, and you could trowback for take new experienced that would make you feel better..

Feeling depress thats from Syaiton, 
kalimat ini bermakna Jika seseorang merasa lebih baik daripada manusia lain, dan adapula sebagian yang merasa insecure karena kelemahan,
didalam alquran syeithon selalu menggagu anak cucu  adam sampai akhir ajalnya...
so, setiap kali kamu menyusun schedjule lalu gagal, ketahuilah tidak ada kata gagal selagi kamu berusaha merialisasiknnya,.

Bismillah perbaiki niat everyhing will be okay, dear
didalam ayat-ayat cintaNya, 
*JANGANLAH KAMU MERASA LEMAH ATAUPUN BERPUTUS ASA dalam rahmat Allah, Sesungguhnya rahmat Allah itu dekat.

Teruslah berjuang
Sampai Allah katakan saatnya kamu pulang..
tidak ada yang namanya sia-sia didunia ini 
kamu adalah orang hebat yang Allah pilih untuk menjadi khalifah dimuka bumi ini
kamu adalah manusia terbaik yang ALLAH SURUH UNTUK BERBUAT NAHI MUNKAR
Kamu adalah sebaik-baiknya ciptaan Allah.

18 Apr 2020

The meaning, benefit, and example of a corpus




A. What is Corpus
·         A corpus is a collection of texts, written or spoken, usually stored in a computer database. A corpus may be quite small, for example, containing only 50,000 words of text, or very large, containing many millions of words. (Michael McCarthy)

·         A collection of naturally occurring language text, chosen to characterize a state or variety of a language. (John Sinclair. 1991. Corpus, Concordance, Collocation. Oxford: Oxford University Press.)

·         In linguistics, a corpus (plural corpora) or text corpus is a large and structured set of texts (nowadays usually electronically stored and processed). In corpus linguistics, they are used to do statistical analysis and hypothesis testing, checking occurrences or validating linguistic rules within a specific language territory.


B. Based on your experience, how corpus benefit you?

1.    As a learner, Corpus gives me exposer to non-textbook language.
2.    Giving access to a much larger language sample than classes can normally provide.
3.    With corpus, I can answer everyday usages (Do people really say/use this? Which constructions are common? Which vocabulary is frequent?)



C. Try to work with corpus. Your job is to try 10 words.

1.    subsequent
And yes, in most generations nothing had any novel consequence for subsequent generations.
This cooling led to a striking increase in Arctic ice cover in 1992, which dropped in subsequent years as the particles fell back to earth.
My work is firmly rooted in my own family's history of exile and subsequent rebirth in the United States.
Now, in the spring, when we lose one hour of sleep, we see a subsequent 24-percent increase in heart attacks that following day.
The first was the arrest, trying and conviction and subsequent incarceration of Detroit's very popular mayor.
Very early in in our time with Sarah, we told her how I was going to be called "dadand my partner is "mama." Sarah was one of those folks that took it in stride, and our subsequent visits went pretty smoothly.
The heat required to regenerate or recycle these materials absolutely dictates the energy and the subsequent cost of doing this.
Michael Brown's death and the subsequent treatment of the community led to a string of protests in and around Ferguson and St. Louis.
We mourn the tragic death of two-year-old Alan Kurdi, and yet, since then, more than 200 children have subsequently drowned in the Mediterranean.
But actually, the mathematics and subsequent findings by the team have shown the exact opposite is true.
Have you ever subsequently texted that person the phrase "I'm staring at the phone smiling like an idiot"?
I've traveled north to the Arctic to the capture the unfolding story of polar melt, and south to the Equator to document the subsequent rising seas.

2.    endurance.

I was near the halfway point of the bike portion of one of the most prestigious, longest, single-day endurance race events in the world.
They all had this beautiful quality of endurance, but that was true of the singles, too.
Lots of endurance, but never tenderness.
So this is the high-water mark of human endurance, human endeavor, human athletic achievement in arguably the harshest climate on Earth.
For years, I'd been writing glib lines in sponsorship proposals about pushing the limits of human endurance, but in reality, that was a very frightening place to be indeed.
We are learning from each other’s' strength and endurance, not against our bodies and our diagnoses, but against a world that exceptionalizes and objectifies us.
I survived that childhood through a mix of avoidance and endurance.
What I didn't know then and do know now, is that avoidance and endurance can be the entryway to forging meaning.
Endurance and ultra-endurance sports serve as a great example.
And as athletes have realized that we're perfectly suited for ultra-endurance, they've taken on feats that would have been unthinkable before, athletes like Spanish endurance racer Kílian Jornet.
And at this point, by this summer, everybody -- scientists, sports scientists, endurance experts, neurologists, my own team, Bonnie -- said it's impossible.
It senses what I want to do, where I want to go, and then augments my strength and endurance.


3.    radiate
The ten themes radiate out and orbit the time capsule
we submitted for the competition, the plans showing the spaces which radiate outwards from the entry.

It doesn't
 radiate.

The way it does this is it comes out at night, crawls to the top of a sand dune, and because it's got a matte black shell, is able to
 radiate heat out to the night sky and become slightly cooler than its surroundings.
More energy is coming in than going out, until Earth warms up enough to again radiate to space as much energy as it absorbs from the Sun.
He did not run-down shouting, "Hallelujah!" and "Bless the Lord!" He did not radiate light and joy.
They radiate happiness. You are surprised.
That long neck and long tail help it radiate heat into the environment, passively controlling its temperature
Our bodies radiate our stories from changes in the temperature of our physiology.
It's the secret sauce because it's the place where the social interactions and community life begin, and from there, it radiates out through the rest of the community.




4.    whisper
So, I whisper-shouted back to him, "Yes, the computer can tell if you're lying."
The hum is God's whisper right in my ear.
the real hum is God's whisper in my ear, but maybe God was whispering the wrong words, because which one of the gods was telling me I was the titan?
And this kind of reaction ended up being the kind of reaction we saw over and over and over: people down on the ground trying to comfort the seizure victim, trying to whisper something into his ear or in some way help, even though they couldn't.
She fears that I'll die without a whisper.
So there we were at the Supreme Court arguing in front of 12 Afghan justices, me as an American female lawyer, and Sahar, a young woman who when I met her couldn't speak above a whisper.
So they returned to their villages and are told they're going to get sick and die soon, but five happy years, their logic goes, is better than 10 stuck in a high rise on the outskirts of Kiev, separated from the graves of their mothers and fathers and babies, the whisper of stork wings on a spring afternoon.
And our ears tell us that the whisper of every leaf and creature speaks to the natural sources of our lives, which indeed may hold the secrets of love for all things, especially our own humanity, and the last word goes to a jaguar from the Amazon.
How can these cars whisper, "You need to get out of the way?" Well, it depends on two things: one, the ability of the carand second the ability of the driver.
It's when the young couple whisper, "Tonight we are going to make a baby." My talk will be about the impact of religions on the number of babies per woman.
You can stand on one side of the world, whisper something and be heard on the other.

5.    Torture
And in the midst of the excruciating pain, the mental torture, the many unanswered questions that Manson faced, he knew he was not going to play the victim.
But there's something more people can agree on: torture.
Now I personally believe that no one deserves to be tortured by the US government.
First, we do torture people here in America, tens of thousands of them every day.
It's why harsh prison systems and torture regimes routinely use solitary as a form of severe punishment.
When a prison is located in the US instead of China, when it's run by the federal government and not some rogue sheriff, when it has state-of-the-art technology and gleaming floors, not overcrowded cells and decrepit facilities, it's harder to believe that torture happens there.
But it's important to entertain the idea that, sometimes, this too is what torture looks like.
We know that secrecy is a hallmark of places that torture.
To me, it looks like these were things devised in a medieval torture chamber, but it's our modern surgical joinery.
And then we unveiled a hammer and a hatchet and we told them to torture and kill the robots.
Just about everyone does it from time to time -- there are so many opportunities, whether it's taking a test, giving a talk, pitching to a client or that special form of torture I like to call the job interview.



6.    wrestle.
I mean, I didn't get to wrestle.
Sure, I was disappointed I didn't get to wrestle, but very few wrestlers get any kind of call from the WWE.
It was the story of faith and doubt, and the realization that a wrestle with doubt is a part of faith -- maybe the biggest part of it.
You go into yourself, you find the sin which you've committed over and again through your life, your signature sin out of which the others emerge, and you fight that sin and you wrestle with that sin, and out of that wrestling, that suffering, then a depth of character is constructed.
And we're often not taught to recognize the sin in ourselves, in that we're not taught in this culture how to wrestle with it, how to confront it, and how to combat it.
One, twothreefour, I declare a thumb war, and we wrestleand of course Sunni beats me because she's the best.
And if we had just four people, we would do it just like this, and we would try and wrestle both thumbs at the same time.
How about surprise? The actual feeling of trying to wrestle two thumbs at once is pretty surprising.
That's an important fact, because it tells us that in 40 years, the nonprofit sector has not been able to wrestle any market share away from the for-profit sector.
Animals wrestle with these same issues, too, but they have a more straightforward way of dealing with things.
Now, these are arm wrestle questions, but I want to tell you about questions that are more related to empathy and that really, very often, are the questions that people have been waiting their whole lives to be asked.
In the animal world, if you take rats, who are hardwired to play at a certain period of their juvenile years and you suppress play -- they squeak, they wrestle, they pin each other, that's part of their play.

7.    Knit

At the time, Lupe's family lived in the insular world of the Back of the Yards, a tight-knit Chicago neighborhood, which for more than 100 years had been a portal of entry for recent immigrants -- first, from Europe, like my family, and more recently, from Latin America.
Up at the surface, plants can chemically knit together carbon dioxide molecules into yummy sugars as fast as the sun's photons hit their leaves.
Travel with me to some of the most beautiful spots in cities around the world: Rome's Spanish steps; the historic neighborhoods of Paris and Shanghai; the rolling landscape of Central Park; the tight-knit blocks of Tokyo or Fez; the wildly sloping streets of the favelas of Rio de Janeiro; the dizzying step wells of Jaipur; the arched pedestrian bridges of Venice.
I grew up in Atlanta, Georgia, bouncing from house to house with a loving, close-knit family as we struggled to find stability in our finances.
When I was a kid, my mom knit me this beautiful sweater.
This tight-knit community also came together recently, and they purchased an abandoned building, an abandoned building that was in disrepair and in foreclosure.
On the flip side, tight-knit communities, being in a marriage long-term, and lifelong friendships, even, all improve telomere maintenance.
Started by a tight-knit Black community near Charleston, South Carolina, the Charleston permeated dance halls where young women suddenly had the freedom to kick their heels and move their legs.
Just as I cannot and don't wish to turn back to the clock on equality and diversity, and yet must understand the sense of loss they can inspire, so, too, I refuse and could not if I wished turn back the clock on an ever more closely knit, interdependent world, and on inventions that won't stop being invented.
A lot of people think that I am a master knitter but I actually couldn't knit sweater to save my life.
(Laughter) And I'm teaching myself to knit, which so far I can knit a blob.


8.    Dwell

Today, the care of the heart has become less the province of philosophers, who dwell upon the heart's metaphorical meanings, and more the domain of doctors like me, wielding technologies that even a century ago, because of the heart's exalted status in human culture, were considered taboo.

Now, there are those who
 dwell upon that the fact that these machines aren't built in our image.
Art creates what I call a conjured life, which helps our existence and pushes, motivates and inspires us to dwell and express ourselves without metrics or calculations.
She watched me work and encouraged me to focus on my future and not dwell on my past.
Well, I won't dwell on this, but you get the idea. (Laughter)
We often dwell on human trafficking survivors' victimization.

I want to
 dwell in that light with you and with everyone.
And as I do that, I'm not going to dwell much on the very large philanthropy that everybody already knows about -- the Gates or the Soros or the Google.
and in grad school I became interested in creatures that dwell in the hidden corners of the city.
But I took a liking to them because they dwell on the fringes of society.
Where we've come from, what kind of people we are, and it needs to, by doing that, it needs to afford us a glimpse to where we're going in order to allow us to dwell in a hopeful present.
And there are a number of schemes, which I don't want to dwell on,


9.    Grind


Now, until recently, it was the case that if you wanted to inventory all of the molecules in a part of the brain or any organ, you had to first grind it up into a kind of cellular smoothie.
As the spiral of recursive improvement gathers momentum, we eke out victories against the forces that grind us down, not least the darker parts of our own nature.
So even though he will rely a lot on his grit to get him through that first-year law school grind, I'll be there as a mentor for him, check in with him from time to time, maybe take him out to get some curry .
You take a common material like goldand you grind it into dust, into gold nanoparticles, and it changes from looking gold to looking red.
It's a place where we go to get away from the stress of the grind of work and sometimes home life.
We collect this plastic and we grind it to the size we find it in the ocean, which is very small because it breaks down.
Individual issues like quality of relationship or work conditions or societal issues like racism or sexism or the daily grind of poverty are all strongly related to daily mood.
And we don't, contrary to some of the stuff that's been printed, we don't sit there and grind out metadata profiles of average people.
That chip and PIN card that's in your pocket has a little chip on it that cost millions of pounds to develop, is extremely secure, you can put scanning electron microscopes on it, you can try and grind it down.

It doesn't matter what kind of sediment you're using to
 grind up, whether it's bacteria or any other plants or animals.
Common injuries can lead to decades of pain, until our joints quite literally grind to a halt.
If you have 500 grams, 1000, one kilogram, he will grind it for it for you; the flourmill will not grind such a small quantity.
We grind the plastic down to about the size of your small fingernail.
We spend so much of our lives at the workplace, and it's supposed to be, what, a miserable grind, so that 20 years from now, we wake up and say, "Is this it?
And the argument here would be that the wheels of evolution grind slowly, but they are inexorable.
Each mirror, there are four of them, is made of a single piece of glass, a monolithic piece of high-tech ceramic, that has been ground down and polished to such accuracy that the only way to understand what that is is [to] imagine a city like Paris, with all its buildings and the Eiffel Tower, if you grind down Paris to that kind of accuracy, you would be left with bumps that are one millimeter high.


10. Shrink

Because raising wages doesn't kill jobs, it creates them; becausefor instance, when restaurant owners are suddenly required to pay restaurant workers enough so that now even they can afford to eat in restaurants, it doesn't shrink the restaurant business, it grows it, obviously.
It doesn't take a shrink to explain how I ended up in the field of conflict resolution.
They cool down, shrink and turn back into planets.
And you remember, they had these characters that they would shrink down to these microscopic levels, and then they would sort of swirl in and swim around and fly around all these biological structures?
So they drop down away from the body to cool off, or they shrink back up to get warm.
But it could eventually merge and shrink to small ones that could be in your home with integrated cartridges like this that are delivered by drone.
It's smaller than a honking-big MRI machine, monster MRI machine, but can you do something to shrink it down?" And the answer is: of course.
They did not tell us that Amy would shrink to half her body weight, that she would never lay with her husband again, and that walking upstairs to our bedroom would soon feel like running a marathon.
If you wanted to get into the right ballpark, you'd have to imagine every grain of sand on every beach, under all the oceans and lakes, and then shrink them all so they fit in here.
In opera, we shrink those stairs so that our main characters can glide up and down effortlessly without ever breaking their voice.

If scholars did this, the degrees of separation between the public and research would shrink by a lot.
And if you could shrink yourself down to a little miniature airplane and fly right along the surface of your cells, it might look something like this -- with geographical features.
It says that because the World Bank has focused so much on just economic growth and said that governments have to shrink their budgets and reduce expenditures in health, education and social welfare -- we thought that was fundamentally wrong.
But if you shrink that diameter to what we're attempting, which is 12 feet, which is plenty to get an electric skate through, you drop the diameter by a factor of two and the cross-sectional area by a factor of four, and the tunneling cost scales with the cross-sectional area.
CA: The size of that tribe can shrink or expand.
But machines will shrink their ranks and make these jobs harder to come by.
Nanotechnology allows us to shrink the parts that make up the detector from the width of a human hair, which is 100 microns, to a thousand times smaller, which is 100 nanometers.
We should not shrink from this opportunity simply because we don't really understand it.
Put in the wrong words like "promote social justice," and you might see your gold coins shrink or even vanish entirely, according to this fable.
So institutions could shrink or contract, as, of course, the future of culture is, in a way, the most uncertain of all.

If you think your poverty is the result of your own inadequacy, you
 shrink into despair.
Let's by all means shrink the size of government, but not by slashing the poverty programs, but by ensuring that workers are paid enough so that they actually don't need those programs.

We need to
 shrink them to the point, within the next five years, that they no longer pose a systemic risk.
America, when we have a challenge, we take it head on, we don't shrink away from it.
What this means is that if you could shrink the Earth to the size of a billiard ball, if you could take planet Earth, with all its mountain tops and caves and rainforests, astronauts and uncontacted tribes and chimpanzees, voodoo dolls, fireflies, chocolate, sea creatures making love in the deep blue sea, you just shrink that to the size of a billiard ball, it would be as smooth as a billiard ball, presumably a billiard ball with a slight bulge around the middle.
You've swallowed hard the contents of the "Drink Me" bottle, and felt yourself shrink.
Yet in the same animal, if we wait just a little while until it's gone to sleep, what we see is that the CSF is rushing through the brainand we discovered that at the same time when the brain goes to sleep, the brain cells themselves seem to shrink, opening up spaces in between them, allowing fluid to rush through and allowing waste to be cleared out.
We teach girls to shrink themselves, to make themselves smaller, we say to girls, "You can have ambition, but not too much."
But I just need to shrink you by a factor of 1000, to a scale where the diameter of a human hair is as big as my hand.