Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

KemahaRahman-Nya Allah

 Sebenarnya kita ini tidak bisa apa apa. Dibikin sakit saya sdh tak berdaya. Itulah sebabnya semua bentuk ide besar, langkah besar, bahkan prestasi besar itu bukan karena kita. Bukan karena kontribusi kita, bukan juga karena ide dan gagasan kita. Seberapa besar semua itu jika dibanding dengan keMahaKuasaan Allah dan KemahaRahman-Nya Allah. Artinya, semua karya dan prestasi serta gagasan besar itu hanyalah karena kita sedang ketitipan. Krn KeMahaBaikan Allah sehingga ide, karya, warisan itu melalui kita. Jika dlm perjalanannya sudah merasa ini itu karena aku, atau berfikir.. 'Tanpa aku ga bisa jalan baik'. Semua ini jadi baik sebab kerja-kerjaku.. Maka sejak itu kita telah meniadakanNya.  Wahai diri, sadarlah.. Bahwa semua yang melekat pada dirimu adalah ketiadaan, dirimu pun juga tiada, karena yg ada dan kekal hanyalah Tuhanmu. Allah SWT. Wahai diri, kehebatan dan kelebihan pada dirimu itu hanya karena angkau sedang dittitipi saja olehNya. Jika titipan itu membuat engkau mengk...

Melihat Rumah Anda di Jannah: Tentang Mencari  Bantuan Ilahi

Self-Reminder!  ALKISAH, SEORANG WANITA mencintai sesuatu yang melebihi gemerlapnya kehidupan ini. Ia tidak pernah membiarkan dirinya d itentukan atau terbatasi oleh keadaan yang menyakitkan; di dalam dirinya ada iman yang begitu mendalam sampai-sampai ia rela mati untuk itu. Ia seorang ratu , namun ia memahami sifat sejati dari takhta dan istana dunia ini, dan sebagai gantinya ia mendambakan istana di kehidupan selanjutnya. Tapi, bagi Asiah, istri Firaun, ini bukan sekadar gambaran sekilas metaforis hati manusia. Bagi Asiah, gambaran sekilasnya adalah visi mata fisiknya. Allah berfirman, Dan Allah membuat istri Firaun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: “Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim.” (QS At-Tahrim [66]: 11). Saya telah mendengar kisah tentang Asiah entah berapa kali. Setiap kalinya, saya selalu tercengang. Tapi, baru akhir...