Postingan

Kebanyakan manusia

 Bila kita merujuk kepada Al-Qur’anul Karim, maka kita akan dapati bahwa keadaan ….. mayoritas/ “KEBANYAKAN umat manusia” adalah: ————————–——————– 1. Tidak beriman Allah ‘Azza wa jalla berfirman: “Sesungguhnya (Al-Qur’an) itu benar-benar dari Rabbmu, tetapi mayoritas/kebanyakan manusia tidak beriman.” (Hud: 17) —————- 2. Tidak bersyukur Allah ‘Azza wa jalla berfirman: “Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia, tetapi mayoritas manusia tidak bersyukur.” (al-Baqarah: 243) 3. Benci kepada kebenaran Allah ‘Azza wa jalla berfirman: “Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepada kalian, tetapi mayoritas dari kalian membenci kebenaran itu.” (az-Zukhruf: 78) 4. Fasiq (keluar dari ketaatan) Allah ‘Azza wa jalla berfirman: “Dan sesungguhnya mayoritas manusia adalah orang-orang yang fasiq.” (al-Maidah: 49) 5. Lalai dari ayat-ayat Allah Allah ‘Azza wa jalla berfirman: “Dan sesungguhnya mayoritas dari manusia benar-benar lalai dari ayat-ayat Kami.” (Yunus: 92) 6. Men...

Adversity Quotient

Gambar
  ISLAM DAN  ADVERSITY QUOTIENT HANNA MARYAMA BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Kesuksesan merupakan harapan setiap insan. Namun, terdapat tantangan dan rintangan yang mungkin dihadapi dalam rangka mencapai kesuksesan. Banyak faktor-faktor yang menjadi penentu kesuksesan. Dahulu, orang menganggap bahwa tingkat kecerdasan intelektual seseorang menjadi jaminan untuk mencapai kesuksesan. Namun, pandangan ini berubah sejak dikenalnya kecerdasan emosi seseorang. Menurut Goleman, 80% kesuksesan seseorang ditentukan oleh kecerdasan emosinya sedangkan kecerdasan intelektual hanya memiliki pengaruh 20%. Seiring dengan bertambahnya waktu, dikenal istilah kecerdasan-kecerdasan yang lain. Salah satu diantaranya adalah  Adversity Quotient  (AQ). Menurut Paul G. Stoltz, faktor penentu kesuksesan tidak hanya kercerdasan intelektual dan emosional saja. Dengan AQ kita dapat mengubah hambatan menjadi peluang, karena kecerdasan ini merupakan penentu seberapa jauh kita mampu bertahan...